Sunday, May 29, 2011

SENIN, 23 MEI 2011

Agaknya lebih baik aku kalah dalam pertandingan dari pada harus membiarkan otak berspekulasi tentang wanita. Memang keduanya menyebabkan munculnya beban baru dalam hidup. Tapi dalam game, menang-kalah adalah suatu yang wajar. Kemenangan akan kita dapatkan kalau kita sungguh-sungguh. Semuanya bisa dikalkulasi. Sedangkan dalam memanajemen wanita, aku harus berspekulasi, bermain hati, memaksakan diri untuk menerima kekalahan jika spekulasi salah. Meski harus sakit hati.
Seperti yang kualami sekarang. Diajak nonton oleh cewek cantik. Nonton film bertema cinta. Dua kali ini aku dan dia berjanji untuk nonton. Pertama, dia ingkar. Dan kedua, masih meragukan. Aku tak akan berharap banyak janji itu bisa dia laksanakan. Sudah empat kali dia meminta "bantuan"ku. Saat aku sudah deal, dengan mudahnya dia bilang "maaf kak, nggak jadi". Dengan sesal hati yang kututupi, kujawab "ya, nggak apa". Munafik sekali jawabanku.
Dari ketiga "bantuan" yang pernah kusanggupi. Hanya sekali bisa terealisasi. Itupun setelah aku menagih dengan tegas. Dia jadi atau tidak. Kuakui memang dia ahli berapologi dalam menutup-nutupi dirinya. Aku tak suka dengan cewek plin-plan seperti itu.
Tapi ada baiknya juga. Akhirnya teori yang pernah kukatakan pada beberapa teman-teman telah terbukti kebenarannya. Bahwa dalam menjadi manusia Indonesia, kita hanya dihadapkan tiga pilihan. Menjadi orang idealis (istiqomah), plin-plan atau apatis. Dulu aku sempat meragukan keberadaan kategorisasi kedua. Yakni tentang orang plin-plan. Namun dengan adanya cewek itu, kini sudah tidak diragukan lagi keberadaan orang-orang plin-plan di Indonesia yang mudah diombang-ambing.
Dan akhirnya, aku tak akan banyak berinteraksi dengan orang-orang seperti itu. Bisa-bisa dia membunuhku perlahan.
Ya, Untuk hari ini dia bisa menepati janji nonton film di citra land. Sebenarnya tadi aku juga ada undangan menghadiri Syuro FLP. Namun janji nonton yang kudahulukan. Seandainya sejak kmarin undangan syuro sudah ada sepertinya aku akan menomerduakan nonton film.
Agenda training kemarin membutuhkan refresh dan nonton film tadi lah yang kuharap bisa menyegarkan lagi saraf-saraf otakku.

No comments:

Post a Comment