Akhir bulan April seperti ada banyak beban dalam pikiran. Islam, HMI, Training, CDIS, FLP, Cerpen dan tak tertinggal, soal wanita. Aku ingin mengistirahatkan sebentar pikiranku. Tapi serasa bahwa aku tak bertanggung jawab. Padahal tanggung jawabku bertambah lagi sebagai ketua GPI. Baru saja tadi aku dilantik. Integritas sebagai pemuda dipertanyakan lagi. Jika dipikir maka sepertinya aku belum berhak memikirkan wanita lagi sekalipun aku membutuhkannya untuk melampiaskan kemarahanku. Aku marah pada diriku sendiri karena ternyata hatiku masih bisa condong pada salah satu wanita. Ini akan menjadi masalah baru. Aku akan menjadi eksploitator dengan pemanfaatan ide agar menjadi manusia culas. Jika dilanjutkan aku bisa orang pengamal diskriminasi atau bahkan menjadi pemuja diskriminasi terhadap wanita. Betapa besarnya dosaku pada wanita.
Tak mungkin juga bila kuharus katakan padanya. Perasaan ini tak punya alasan untuk menolaknya. Belum kutemukan kekurangan dalam dirinya. Barangkali aku mulai mencoba menerima kekurangannya sehingga tak sedikitpun kekurangan yang terlihat dari parasnya.
Dulu ku pernah merasakan perasaan seperti ini. Ku bisa menghilangkannya. Aku yakin bisa dengan mudah menghilangkan perasaan ini. Akan tetapi hati ini belum bisa diajak berkompromi. Maafkan aku wahai diriku
Wednesday, May 11, 2011
SABTU, 30 APRIL 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment