Dua hari ini benar-benar melelahkan. Baik fisik maupun pikiran. Sekolah politik Sabtu kemarin telah membuatku semakin ingin terus meningkatkan kualitas. Pematerinya seolah memancingku untuk terus belajar dan belajar. Tanpa batas waktu.
Seusai sekolah politik, saya bertemu pengurus CDIS sampai sore menjelang maghrib. Lalu ke korkom lagi untuk mengikuti dialog mendadak bersama mas Nasih dan fungsionaris HMI di lingkungan Walisongo.
Kepadatan jadwal itu membuatku lupa makan. Sore hari hanya makan mie ayam. Hingga tadi saya terbangun dengan kepala pusing. Berjalan sempoyongan ke kamar mandi, wudhu, sholat. Saat sholat kurasakan akan terjatuh setelah sujud. Dengan kondisi seperti itu, saya tak bisa ikut cross country yang diadakan CSS.
Sekitar pukul sepuluh pagi, sebelum berangkat pertemuan kader dan pengurus HMI, kusempatkan makan meski uang pas-pasan. Alhamdulillah setelah makan saya bisa maksimal saat berdialog dengan kader-kader HMI. Saya yakin pertemuan tadi telah melecut semangat teman-teman untuk lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan HMI. Semua keluhan dan harapan kader disampaikan. Saya sendiri menyampaikan sejarah masuk HMI dan apa yang telah dan akan kuperdalam dengan HMI.
Setelah pertemuan kader, saya mendapat undangan redaksi Zenith dalam rapat penentuan tema. Saya melihat metodeku dalam menentukan tema digunakan Asraf, pimpinan umum Zenith. Saya tak tahu apakah metode itu ideal atau tidak. Namun saya lihat tak ada perubahan. Yang berani bicara dalam forum hanya orang-orang tertentu. Kebanyakan memang diam.
Sunday, April 3, 2011
MINGGU, 3 APRIL 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment