Benarkah akhlak menjadi modal untuk kemajuan suatu negara? Jika benar. Kenapa negara China yang komunis itu maju sedangkan Indonesia yang mayoritas berpenduduk muslim keadaannya seperti ini. Islam diturunkan untuk menyempurnakan akhlak. Akhlak yang seperti apa yang diinginkan. Negaraku semakin kacau saja. Orang-orang islam yang mengaku umat nabi Muhammad bukannya berusaha memajukan negara malah menghancurkan negara. Para pewaris nabi itu, sudahkah melaksanakan warisan nabi? Mereka hanya sibuk dengan dunianya sendiri. Menyampaikan kebaikan, mengajak kebaikan mengancam akan adanya neraka. Tiap hari bersujud, berzikir, dan beribadah tapi tak sedikitpun mampu merubah kondisi negara ini. Yang miskin semakin miskin. Kemiskinannya pun mengancam imannya.
Siapa pun berhak menjadi pewaris nabi asal mau mengemban amanatnya sebagai penyempurna akhlak. Menjadikan Islam sebagai solusi untuk membangun negara bukan menjadikan Islam sebagai alat legitimasi untuk menyendiri, menghindari dunia, sibuk berzikir dan tak mau tahu kekacauan negara. Masyarakatnya terbawa oleh kata-katanya untuk hidup zuhud, anti syubhat hanya bisa menenteramkan hatinya untuk beberapa saat saja. Semua berubah jadi penjahat saat kebutuhan ekonomi mengancamnya. Negara ini butuh solusi. Indonesia membutuhkan kerja nyata untuk mewujudkan janji kemerdekaan. Negara ini sudah terlalu lama terjebak dalam perang teori. Negara ini sudah saatnya mencari solusi bukan kritik atau saling mencaci maki. Para ulama, sebagai pemimpin masyarakat harus bertanggung jawab untuk bergerak melawan kebatilan yang dilakukan pemimpin negara yang dzolim.
Aku akan bergerak untuk berjuang dengan modal keikhlasan. Aku juga pewaris nabi. Aku juga berhak membantu orang-orang di sekitarku agar kehidupannya lebih baik. Aku ingin mencari solusi terbaik dan bekerja semampuku melawan ketidakadilan. Biarkan saja pemerintah beretorika. Aku ingin mengajak orang-orang di sekitarku untuk menjaga optimismenya. Yang tiap pagi berangkat ke sawah, jangan pernah terlambat. Buang jauh-jauh budaya amoral itu.
Aku tak ingin umurku yang singkat ini tak bisa menghasilkan manfaat untuk orang-orang di sekitarku. Keterbatasanku tak akan memudarkan keinginanku untuk bermanfaat, bermanfaat dan bermanfaat.
Saturday, July 30, 2011
SABTU, 30 JULI 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment