Saturday, November 8, 2014

ISLAMKU

Sabtu, 8 November 2014

Aku terlahir di lingkungan nahdliyin. Ajaran agama yang kujalani sampai sekarang mengikuti cara nahdiyin. Kalau cara berpikir? Tidak semua mengikuti orang-orang NU. Dalam teologi, aku memiliki pemahaman yang berbeda dengan Asy’ariyah. Setidaknya sampai sekarang. Tak tahu nanti.
Dalam ketokohan, aku lebih mengagumi KH Ahmad Dahlan dibanding Mbah Hasyim Asyari. Aku sudah mempelajari tentang keduanya tokoh tersebut baik dari buku maupun film. Dan aku menyimpulkan apa yang dilakukan oleh Ahmad Dahlan lebih bisa kuterima. Walau tak semuanya tentu.

Kemarin waktu kuliah aku bertanya kepada dosen. Aku terpikir kalau saja Professor Mujammil bisa saja menjadi seorang superior dalam kisah yang dialami oleh Karen. Ya, dia bisa bertanya kegelisahan teologis kepada biarawati seniornya. Aku di pondok tak menemukan sosok yang tepat untuk kuajak diskusi tentang itu. Jadi Pak Mujammil menurutku adalah sosok yang tepat untuk kutanyai.

No comments:

Post a Comment