Tak ada banyak hal yang ingin kutulis untuk catatan harianku sebab aku tak lagi bernafsu untuk menulis. Hari-hariku berjalan biasa-biasa saja. Apa yang akan kutulis sepertinya akan sama saja dengan hari-hari kemarin. Aku mulai terjebak dalam sebuah rutinitas menjadi seorang pengajar. Aku harus bisa mengatur waktu lebih baik lagi. Waktu untuk belajar, waktu untuk mengajar dan waktu untuk menulis. Apa yang kulakukan seperti air yang mengalir tanpa ada gebrakan. Sampai saat ini memang itu yang kurasakan. Sebentar lagi buku kumpulan cerpenku akan terbit. Buku ini nanti sedikit banyak akan berpengaruh pada kehidupanku selanjutnya terlebih jika buku itu menjadi best seller. Atau malah kebalikannya buku itu hanya akan menjadi sampah sastra seperti banyak buku yang kulihat di toko-toko atau di pameran. Aku sudah tak lagi rajin menulis cerpen tak lain karena rutinitas yang menuntutku mengikuti alur waktu. Selain itu aku juga tak banyak membaca novel sehingga naluriku untuk menulis sastra berkurang. Tapi ini bukan berarti aku berhenti menulis cerpen. Aku akan terus dan terfokus pada hobiku yang sudah lebih setahun ini terasah. Suatu saat nanti aku akan menjadi penulis yang dikenal orang. Bisa karena tulisanku yang tak bermutu atau sebaliknya. Semua kuserahkan pada Tuhan, gusti Allah yang mengatur ini semua. Apa pun yang akan terjadi nanti semoga bisa menjadi inspirasi orang lain dan membawa manfaat. Saat-saat seperti ini telah lama kurindukan. Menulis sembari mendengar lagu Kahitna yang menginspirasi. Beberapa kali kuingin menyempatkan diri untuk melakukan ini. Tapi tak bisa karena terbentur banyak hal. Terutama rasa malas.
No comments:
Post a Comment