Hanya karena perbedaan pendapat tentang Tuhan, Imam Ghozali berani mengatakan bahwa Ibnu Sina Kafir. Pendapat itu ditulisnya dalam Tahafut al-Falasifah. Orang yang fanatik, akan mengikuti argumentasi Ibnu Sina. Untungnya aku bukan termasuk orang fanatik.
Ibnu Sina terlahir di dunia ini sebagai ilmuwan hebat dalam ilmu kedokteran, filsafat dan perbintangan. Namun lebih dikenal sebagai seorang dokter. Selama hidupnya pengabdiannya memang banyak dilakukan untuk mengobati orang. Siang hari mengobati pasien, malam harinya menulis. Tidur hanya dua jam perhari. Sayang sekali kehebatannya tidak disukai beberapa orang sehingga ia harus dihasut.
Dalam hidupnya, Ibnu Sina terancam oleh seorang raja yang tidak suka dengannya. Olehnya, Ibnu Sina harus sembunyi ke kota lain agar raja tak mengetahui jejaknya. Namun tak semulus yang diinginkan. Dalam perjalanannya, seringkali ia dihadang oleh orang yang ingin imbalan raja Mahmud yang mengancamnya.
Banyak sekali karya-karya Ibnu Sina. Tak hanya dalam satu bidang keilmuan. Sungguh mengagumkan.
Sunday, August 21, 2011
JUMAT, 19 AGUSTUS 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment