Saat masih santai membaca Cerita Azra sembari mendengar radio dengan handphone baruku, Samsons membuana dengan Luluhnya, memaksaku membuka word dan memencet tuts-tuts Samsungku.
Aktifitas inilah yang kusuka. Membaca tanpa gangguan di tengah malam. Nikmatnya luar biasa meski sering kuterlupa dengan apa yang baru saja kubaca. Semoga Allah meridhoiku untuk bisa terus mengingat pengetahuan yang baru kuserap kemudian mengaplikasikannya dalam hidup.
Tadi atau tepatnya kemarin, aku mencoba menulis cerpen lagi. Romantisme cinta. Rencanaku cerpen itu akan kuberi judul sesuai lagu Kahitna. Kau Ubah Hariku. Sudah seminggu lebih tak membuat satu cerpen penuh. Tak seperti Ramadhan lalu, aku dapat membuatnya dengan rajin. Inspirasi sering muncul saat salat terawih. Mungkin aku akan mendapat banyak inspirasi saat melakukan salat sunnah.
Aku mau baca lagi, sedikit lagi khatam. Buku-buku di lemari masih banyak yang belum terbaca. Semoga Allah meridhoi.
Radio ini membuatku menulis lagi. Hingga Akhir Waktu. Membuka memoriku saat PKL di Blawi. Murid-murid yang sekarang sudah tumbuh dewasa, tentang warganya, kawan-kawan di Blawi dan awal kali kumengenal Ifa. Sangat manis saat itu. Hanya saja aku belum suka menulis seperti sekarang. Sehingga kenangan-kenangan itu diabadikan dalam lirik-lirik lagu yang sedang ngetop saat itu. Seperti lagu ini.
Kupejamkan mata sejenak mengingat masa lalu. Manis, indah, cinta, saat aku tak bernafsu untuk makan karena mengingat Ifa. Itu dulu. Sekali lagi, manis. Sangat manis. Akankah terulang lagi dalam hidupku?
Wednesday, October 5, 2011
SELASA, 4 OKTOBER 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment