Monday, October 31, 2011

SELASA, 18 OKTOBER 2011

Bangun tidur disuguhi tatapan sinis seorang gadis. Benar-benar menjengkelkan. Dari kemarin caranya menghadapi sebuah kekecewaan dengan cara yang tak dewasa. Aku kesal. Teman-teman yang lain juga biasa-biasa saja tak seperti itu tanggapannya.
Kondisi spiritualku menurun drastis seolah aku tak punya Tuhan. Kewajiban dan larangan nampaknya tak pernah kuhiraukan.
Akulah yang hina. Paling durjana di hadapan Allah. Tak tahu diri dan tak tahu malu. Aku tak lagi mengenal nilai. Mana kebaikan dan mana keburukan. Semua kulakukan atas kesenanganku sendiri tanpa takut pengawasan Allah. Apakah aku masih pantas mohon ampunan pada Allah. Sedang aku telah menuhankan diri sendiri.
Lebih baik aku diam, tak mau bicara.
KKN ini memberikanku banyak pelajaran hidup bermasyarakat. Terlebih teman seposkoku adalah orang cerdas, berpengalaman dan supel. Nama samarannya Ganja. Pemikirannya luar biasa. Allah menakdirkanku berkelompok dengannya untuk mengajariku banyak hal tentang hidup dan kehidupan.

No comments:

Post a Comment