Sunday, September 25, 2011

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2011

Jam dua tadi aku sampai di Yogya. Saat di kereta Solo-Yogya aku membaca berita pengeboman gereja di Solo. Semalam, tak ada apa-apa di kota itu. Yang kulihat banyak muda-mudi yang asyik menikmati malam minggu di setiap sudut kota. Aku juga menikmatinya meski hati rasanya memberontak. Aku tak suka dengan tradisi nongkrong tanpa guna. Apa boleh buat Indah dan kawan-kawannya mengajakku jalan-jalan.
Kembali ke bom yang terjadi hari ini. Meski korbannya tak sebanyak bom Bali, media online memberitakannya dengan rinci sampai mala mini saat kutilik di beranda facebookku. Masyarakat Indonesia sudah tahu ulah itu. Bom itu hanyalah pengalihan isu di tengah maraknya kasus-kasus yang menjerat para pejabat-pejabat negara yang semakin terlihat kebusukannya. Kuharap ini adalah masa transisi Indonesia menuju negara maju.

No comments:

Post a Comment