Wednesday, July 13, 2016

13 Juli 2016

Sebelum kertas ditemukan Tsia Lun, sebelum mesin cetak ditemukan Johann Gutenberg di mana keduanya menjadi medium tradisi tulis, peradaban dibangun oleh segulungan kisah dongeng.

Dongeng adalah medium terindah dalam tradisi lisan Nusantara. Tradisi dongeng ini nampak berurat akar dalam kesadaran subyek masyarakat. Turun temurun. Karena sifatnya dongeng, maka jangan tanyakan keilmiahannya. Sesuatu disebut ilmiah kalau disertai dengan akurasi waktu dan tempat. Tapi dongeng tidak. Ia mengawang dalam benak kesadaran. Karena ketiadaan akurasi itulah biasanya dongeng dimulai dengan kata syahdan, pada suatu hari, konon, di suatu tempat dan sejenisnya.

Nusantara kaya akan dongeng. Seperti halnya gosip yang berseliweran di media sosial yang membahas apapun. Politik, agama, ekonomi dan sejenisnya. Itulah salah satu penyebab keruwetan di NKRI yang terus tumbuh subur dan berkembang.

No comments:

Post a Comment