Sebelum kertas ditemukan Tsia Lun, sebelum mesin cetak ditemukan
Johann Gutenberg di mana keduanya menjadi medium tradisi tulis,
peradaban dibangun oleh segulungan kisah dongeng.
Dongeng adalah
medium terindah dalam tradisi lisan Nusantara. Tradisi dongeng ini
nampak berurat akar dalam kesadaran subyek masyarakat. Turun temurun.
Karena sifatnya dongeng, maka jangan tanyakan keilmiahannya. Sesuatu
disebut ilmiah kalau disertai dengan akurasi waktu dan tempat. Tapi
dongeng tidak. Ia mengawang dalam benak
kesadaran. Karena ketiadaan akurasi itulah biasanya dongeng dimulai
dengan kata syahdan, pada suatu hari, konon, di suatu tempat dan
sejenisnya.
Nusantara kaya
akan dongeng. Seperti halnya gosip yang berseliweran di media sosial
yang membahas apapun. Politik, agama, ekonomi dan sejenisnya. Itulah
salah satu penyebab keruwetan di NKRI yang terus tumbuh subur dan
berkembang.
Wednesday, July 13, 2016
13 Juli 2016
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment