Sabtu,
11 oktober 2014
Terpikir
bahwa nanti aku mati kira-kira pada usia 27 seperti Soe Hok Gie, Kur Cobain,
Jimy Hendrik dan Jim Morrison. Tiba-tiba saja terpikir begitu tanpa tahu alasan
kenapa bisa demikian akhirnya muncul prediksi di kepalaku.
Aku
belum mempelajari astrologi sampai mengetahui waktu mati. Dan suatu waktu nanti
aku ingin mempelajarinya. Bukan bermaksud untuk mendahului kehendak Tuhan.
Prediksi kematian dan ramalan-ramalan lain dalam astrologi bagiku hanya sekedar
sebuah perkiraan seperti perkiraan cuaca. Bisa juga dianggap sebagai quick
count yang kebenarannya tentu tidak seakurat real count.
Apa
salahnya jika berhati-hati lalu mempersiapkan diri dengan berbekal banyak
amalan kebaikan sambil mengurangi kemaksiatan. Ah, apalah aku ini. Tetesan
rahmat dan syafaat lah yang nanti akan menolongku di yaumul akhir. Amal
ibadahku tak ada apa-apanya. Tak mampu menandingi jumlah nikmat yang sudah
diberikan oleh Allah.
No comments:
Post a Comment