Wednesday, March 14, 2012

SENIN, 13 FEBRUARI 2012

Sebentar lagi aku akan kembali ke Semarang. Kegiatan akademik kampus yang membosankan memaksaku harus mengurus langsung ke Semarang. HSS, FRS, Perwalian dan entah apalagi istilahnya. Semuanya tak kusuka. Kenapa belajar harus diribetkan hal-hal yang sifatnya administratif. Apa hubungan pengetahuan seseorang dengan hal-hal yang sifatnya formalitas demikian. Apakah berpengaruh untuk peningkatan kecerdasan seseorang? Kukira tidak. Menghabiskan waktu, itu yang pasti. Ah dunia pendidikan semakin aneh saja. Tak adakah upaya lain yang lebih penting dilakukan oleh para pendidik agar yang dididik menjadi lebih rajin belajar, rajin berkarya? Bukan malah disibukkan hal-hal yang tak penting demikian. Tak tahuka kalau semangat belajar para pelajar di negeri ini sudah pudar. Orang yang rajin membaca bisa dihitung jari apalagi yang membuat karya. Lebih banyak yang suka leha-leha di taman-taman bersama kekasih masing-masing. Aku mungkin juga demikian. Terbawa oleh suasana dan kondisi yang tak sehat untuk kalangan pelajar. Untung saja ku tak punya pacar. Dan sampai sekarang masih berpikir apa yang akan kulakukan setelah diwisuda nanti. Apakah akan jadi pengangguran atau jadi sarjana yang sibuk cari kerja? Atau merantau ke luar Jawa? Dan atau mendapatkan jalan untuk melanjutkan studi ke Eropa? Takdir di tangan Tuhan. Rencanaku banyak tapi tak tahu mana yang akan jadi pilihan. Ketentuan ada di tangan Tuhan. Apapun yang jadi ketentuan, semoga adalah yang terbaik bagi Allah dan terbaik pula untukku. Hanya Allah yang tahu mana yang terbaik. Manusia hanya mampu menerka apa yang baik dan tak baik. Seringkali terkaan itu salah karena manusia terbatas pengetahuannya. Maka semua ada di tangan Allah. Meski hina, tak akan kulupa bahwa aku ber-Tuhan Allah yang senantiasa kumintai pertolongan.

No comments:

Post a Comment