Sunday, January 8, 2017

TAK ADA YANG BENAR-BENAR MENGENAL

Tak ada orang yang benar-benar mengenal manusia selain dirinya. Sedekat apapun dia. Seorang suami tak mungkin bisa mengenal istrinya sampai utuh. Sebab orang pasti memiliki sisi lain yang tidak untuk diketahui oleh orang lain. Kecuali oleh Tuhan. Maka dalam hal ini Tuhan lah satu-satunya yang mengenal manusia lebih dari manusia itu mengenal dirinua sendiri.

Maka tak perlu berharap untuk mengenal orang lain secara mendalam. Yang terpenting hanyalah saling memahami agar tak ada rasa saling mencurigai. Dan, itulah yang harus kulakukan saat ini. Aku harus selalu bersaha memahami karakter dari orang-orang yang kukenal. Aku tak berhak menuntut orang lain berbuat ini itu. Bila melihat keburukan cukup dengan mengingatkan. Sambil memberikan contoh pada orang lain tentang kebaikan dan dampaknya, keburukan dan efeknya.


Tak mudah berlaku seperti demikian. Dalam hidup yang serba dinilai dengan materi, baik dan buruk juga dinilai dengan materi yang hari ini menjelma jadi uang. Untuk itu dalam hidup, idelanya orang harus berilmu, berharta dan berpendirian. Prakteknya adalah orang bisa bekerja dengan cerdas tanpa adanya unsur yang merugikan orang lain.

No comments:

Post a Comment