Tak ada orang yang benar-benar mengenal manusia selain
dirinya. Sedekat apapun dia. Seorang suami tak mungkin bisa mengenal istrinya
sampai utuh. Sebab orang pasti memiliki sisi lain yang tidak untuk diketahui
oleh orang lain. Kecuali oleh Tuhan. Maka dalam hal ini Tuhan lah satu-satunya
yang mengenal manusia lebih dari manusia itu mengenal dirinua sendiri.
Maka tak perlu berharap untuk mengenal orang lain secara
mendalam. Yang terpenting hanyalah saling memahami agar tak ada rasa saling
mencurigai. Dan, itulah yang harus kulakukan saat ini. Aku harus selalu bersaha
memahami karakter dari orang-orang yang kukenal. Aku tak berhak menuntut orang
lain berbuat ini itu. Bila melihat keburukan cukup dengan mengingatkan. Sambil
memberikan contoh pada orang lain tentang kebaikan dan dampaknya, keburukan dan
efeknya.
Tak mudah berlaku seperti demikian. Dalam hidup yang serba
dinilai dengan materi, baik dan buruk juga dinilai dengan materi yang hari ini
menjelma jadi uang. Untuk itu dalam hidup, idelanya orang harus berilmu,
berharta dan berpendirian. Prakteknya adalah orang bisa bekerja dengan cerdas
tanpa adanya unsur yang merugikan orang lain.
No comments:
Post a Comment