Sunday, October 16, 2016

Manusia, Sains dan Kiamat

Jika dalam Kingsman ada Richmond Valentine (Samuel L. Jackson) dan dalam Ghost Protocol ada Kurt Hendricks (Michael Nyqvist), maka dalam Inferno ada Bertrand Zobrist (Ben Afflect). Ketiga tokoh dalam film ini memiliki kesamaan. Adalah bahwa mereka menganggap bahwa pertumbuhan populasi manusia sudah berlebihan sehingga sebagian besar manusia yang mereka anggap tak berguna harus dimusnahkan dengan menggunakan senjata futuristik. Mereka adalah ilmuwan kaya yang radikal. Pemahamannya mengenai alam raya dan manusia menjadikan mereka berkesimpulan bahwa manusia sebagai sumber penyakit di dunia, sumber kerusakan di muka bumi yang harus dihabisi jika tak ingin terjadi kiamat datang lebih cepat.

Mereka memiliki pemikiran bahwa hari akhir kiamat bukan disebabkan oleh maksiat-maksiat yang berurusan dengan moralitas seperti homo seksual, lesbian dan sejenisnya sebagaimana ajaran sebagian besar agama (i agree) tapi kemaksiatan yang merusak ekosistem lah yang akan menyebankan dunia cepat berakhir. tanda-tanda kiamat bukan diwujudkan dengan kedatangan Dajjal, Yakjuj Makjuj, Imam Mahdi dan lain-lain karena secara empirik susah dibuktikan. Sedang kerakusan manusia yang mengeksploiasi alam dan menghabisi spesies makhluk hidup di dunia adalah benar adanya.

Senjata yang digunakan untuk memusnahkan adalah berupa virus yang dapat menebar melalui udara. Manusia yang akan disisakan dalam proses pemusnahan adalah orang-orang kaya dan penguasa. Bahkan Valentine dalam Kingsman menyebutkan bahwa kelak jika idenya berhasil, dirinya bisa menobatkan diri sebagai nabi, sang penyelamat eksistensi umat manusia sebagaimana Nuh. Sebab dia lah yang bisa menciptakan buku sejarah bersama pengikutnya. Kalau perlu kitab suci yang diajarkan kepada generasi berikutnya.

Upaya mereka gagal karena ada pahlawan yang melawan penjahat international itu dengan ‘karamah’ yang dimiliki. Dalam Kingsman ada pemuda tangguh bernama Eggsy. Dalam Inferno ada Ilmuwan cerdas Robert Langdon dan dalam Ghost Protocol ada agen jenius dan kuat Ethun Hunt.

Di Indonesia ini, penjahat-penjahat itu ada dan banyak jumlahnya. Wujudnya bisa jadi koruptor, bandar narkoba, dan pengusaha jahat yang rakus baik penduduk Indonesia maupun orang asing. Lalu siapakah pahlawannya? Dengan karamah apa untuk melawannya?

Begitulah kesimpulan setelah nonton Inferno tadi. Ada satu hal yang membuaku tersiksa. Adalah tokoh Sienna. Entah mengapa dalam beberapa adegan, dia mengingatkanku padamu. Sementara kau tak ada di sisiku. Ambyarlah aku.


No comments:

Post a Comment