Friday, May 13, 2016

MAJELIS YANG MENINGGALKAN SAMPAH

Aku pernah kritik langsung ke seorang habib mengenai majelis-majelisnya. Sederhana saja, jamaah majlis tersebut pasca ngaji meninggalkan sampah dimana-mana. Untuk hal yang sekecil itu saja ndak bisa diperbarui lalu berharap yang lebih besar?

Di wilayah Mataraman (Blitar, Tulungagung, Kediri, Trenggalek) banyak majlis-majlis. Kalau pas acara, yang hadir membeludak. Begitu juga sampahnya. Tapi masjid dan musholla, sepi pas jamaah.

Kesimpulan sementara, religiusitas di sini adalah bentuknya umbul-umbul, majlis-majlis, seragam, kostum dan sejenisnya. Jangan harap kerja ilmiah seperti penelitian, penemuan, diskusi ilmiah akan dianggap sebagai bagian dari agama.

10 Mei 2016

No comments:

Post a Comment