Tadi malam aku diskusi dengan Yus'ad. Seperti biasa tak akan ada titik temu. Kujelaskan kepadanya tentang Revolusi Sosial Anti Swapraja yang dimotori Tan Malaka. Perannya dalam merusak 300 kerajaan di Indonesia hingga kesatuan Indonesia berubah jadi negara serikat. Puncaknya adalah setelah reformasi, Indonesia memberlakukan otonomi daerah yang semnangatnya serikat. Lalu Indonesia jadi miskin falsafah hidup dan miskin ideologi dalam hal ini Pancasila. Akhirnya Indonesia mudah dijajah, uang menjadi penguasa. Tak jelas antara status Indonesia antara ikut liberal atau sosialisme. Karena faktanya Indonesia jadi lahan rebutan negara-negara yang berideologi tersebut. Yusad merasa ideologi tak penting. Saatnya bekerja membangun mental mandiri dan peduli. Apapun ideologinya yang terpenting adalah mental penduduknya. Kubilang, lengkaplah sudah penjajahan di tanah Indonesia. Tercapailah tujuan para kolonialis. Ah entahlah aku sekarang sedang mencoba membuka hati untuk perempuan. Tapi dia juga seperti itu atau tidak. Aku akan berusaha. Kulihat dia punya karakter. Dia juga cantik meski aku baru saja melihatnya di facebook.
No comments:
Post a Comment