Dalam doa setelah makan saja, poin terakhirnya adalah mohon diri agar dijadikan orang muslim. Bukankah ini berarti dalam diri siapapun terdapat potensi jadi kafir dan/atau munafiq? Lalu buat apa memunafiq-munafiqkan dan mengkafirkan orang lain kalau diri sendiri tak terlepas dari kedua sifat itu?
29 Desember 2016
No comments:
Post a Comment