Wednesday, December 14, 2011

SABTU, 10 DESEMBER 2011

Namun dia benar-benar mantan terindah. Seorang gadis yang pertama kali terlibat saling cinta denganku. Sekali memutuskan, seumur hidup menyesal. Tak kusangka aku salah meninggalkannya. Sungguh, dia terindah.
Tapi tak ada yang seharusnya kusesali. Semua indah yang pernah kualami hanya sebatas itu. Hanya dalam kurun waktu hampir setahun sejak kumengenalnya. Sejak kumenggodainya ditelpon, lalu dua minggu setelahnya berjanji untuk bertemu. Selanjutnya mulai ada rasa di antara kita. Mulai dari rasa menjadi sahabat hingga akhirnya dia harus mengatakan cinta dalam selembar surat yang diselipkannya dalam jaket hitamku.
Dia kini sudah mendapatkan penggantiku sebulan setelah kumemutuskan untuk menyendiri. Sampai sekarang hubungannya masih baik. Jalinan cinta antara dia dan teman seposko PKL dulu. Pernah dia mengajak untuk jadi sahabat lagi. Tapi tak bisa. Aku telah membohongi janjiku dengannya. Janji untuk bersahabat hingga mati. Maaf jika kau terluka. Jika kita akan bersama, Tuhan lah yang menakdirkan. Aku tak bisa apa-apa dengan statusmu sekarang.
Aku bisa melihat senyumnya dalam foto-foto di facebook. Kuunduh beberapa fotonya untuk kusimpan dan kujadikan wallpaper. Sudah tak mampu aku membohongi diri. Kalau sekedar menutupi orang lain agar tak tahu bagaimana perasaanku, aku bisa. Tapi kalau membohongi mata dan lisanku, tak bisa. Orang akan tahu pancaran mataku dan bahasa lisanku saat membahasnya.
Mencari penggantinya? Tak bisa. Tak ada yang lebih indah darinya. Dari tiga wanita yang pernah kupacari, setahun setelahnya, tak ada yang bisa membuatku jatuh cinta seindah rasa itu. Mati rasa aku karena susah mencintai wanita. Aku hanya membiarkan naluri lelakiku dalam mendekati wanita, tidak pernah melibatkan cinta dan hati karena keduanya seolah terkunci. Siapa yang bisa membukanya? Aku tak tahu. Kuberharap dia kembali padaku. Alfatihah...

4 comments:

  1. hmm masih ada mantan terindah?? katanya cowok itu cari kekasih hati yg mirip ma Ibunya...hmm jika jodoh pasti ketemu lagi

    ReplyDelete
  2. siap, mbak....
    siapa tahu jodoh ma kamu
    haha

    ReplyDelete