Ini adalah ungkapan hatiku saat merasakan perasaan aneh, entah perasaan itu pantas dinyatakan cinta atau hanya nafsu yang berkedok cinta. segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan semua perasaan itu. baru kusadari bahwa sebenarnya cinta yang datang sebelum saatnya tiba hanyalah sebuah belenggu. pembaca yang budiman simaklah ungkapan hati yang mungkin layak disebut puisi ini
Air mata seolah-olah mengumpul di kelopak mataku
Mungkin akan mengucur deras saat ku pergi tinggalkanmu
Semua yang telah kita lewati bersama telah terpatri dalam hati
begitu juga dirimu yang selalu mengisi detik-detik waktuku
Sungguh aku ingin selalu berada di sampingmu
memelukmu saat kau sedang bersedih
dan mengusap air mata yang menetes dipipimu
Kata-kata hatimu menambah beban rasaku
Ku tak menyangka begitu besar perasaan yang kau pendam
Engkau juga meski tahu
betapa pentingnya kehadiranmu dalam hidupku
hanya dengan mengingatmu, hilanglah gundah hatiku
lupakanmu
Dan hingga saat ini aku percaya engkaulah wanita yang akan menemaniku di surga.
Haruskah perasaan ini tetap kupendam hingga waktu itu tiba
Aku tak tahu.....
No comments:
Post a Comment